How about the government in your city ???
In the meanwhile, an interesting piece of news has reached us from across the border - from Prague.
According to two news reports released by European eGovernment
Services, the Czech capital has had an open source study and research
plan since 2001, with the goal of cutting down the city’s IT budget and
"showing citizens that there are no economic, moral
or ethical excuses for using illegal software since OSS is an
alternative to proprietary software". As a result, the Czech
government is now planning a range of activities in 2006 to actively
encourage the use of open source software and to assist those
municipalities that adopt a migration plan.
And while on the subject of migration to open source software, further good news comes from Cape Town (pictured on the right). As reported by Tectonic,
the municipal offices of the South Africa’s second largest city
currently have some 540 desktops in daily use that run open source
software, while a migration of another 500 City Library computers to
open source is in the planning stage. "To those that say the open source desktop is not ready for wide usage we say ‘we are already doing it’,"asserts Nirvesh Sooful, head of the IS&T Directorate in Cape Town.
The above gives a good indication that more and more municipalities and
government offices around the world have started seeing the value in
open source software and begun migration plans.
How about the government in your city? Is it still using your
tax money to pay massive license fees for running proprietary,
closed-source and closed-format software in places where Free Software
would do perfectly fine?
artikel lengkapnya baca disini
Bagaimana dengan pemerintah di kota saya ??? Wah pemerintah di kota saya dan di negara saya pada umumnya/sebagian besar gak memakai uang pajak untuk membeli lisensi os maupun software proprietary, mereka pikir daripada buang-buang duit pajak buat beli lisensi lebih baik menggunakan OS maupun software-software proprietary yang sudah di crack alias membajak.
stop baca sampai disini kalo anda menganggap ini hal yang memalukan dan bukan sesuatu yang pantas dibanggakan :p.
=============================================
wah masih lanjut baca juga ya, berarti anda menganggap pemerintah kita cukup kreatif dengan menggunakan prinsip pencuri kalo gak bisa/gak mampu beli nyolong aja :P. Tapi benarkah pemerintah kita gak mampu untuk membeli lisensi software" tersebut ? Benarkah gak ada anggaran yang disiapkan untuk membeli lisensi software tersebut ?? Sedangkan untuk membuat halaman website pemda aja disediakan dana hampir 300 juta Rupiah bahkan beberapa bulan lalu ada berita tentang pemda yang mengalokasikan dana hampir 2 milliar rupiah hanya untuk membuat website daerahnya. Kalau dana pembuatan website aja bisa sebesar itu berarti dana untuk membeli lisensi segede apa ya ….. dan dikemanakan ….???
Lepas dari dana itu ada atau nggak, apakah gak ada pilihan lain selain membajak ? Kalau anda sudah membaca cuplikan artikel diatas tentunya anda akan tahu bahwa ada pilihan lain yang lebih baik ketimbang membeli bahkan jauh lebih bagus daripada mencuri/ membajak software proprietary, yaitu dengan menggunakan Open Source Software. Selain gak perlu membeli lisensi, kita juga bisa menggunakan source dari software/program tersebut untuk membuat/ mengembangkan software baru. Berbeda dengan software" proprietary yang sebagian besar bersifat closed-source kita hanya bisa menggunakan software tersebut ( setelah membeli lisensi tentunya :p) dan tidak dapat mengutak-atik isi dari software tersebut.
Sebenarnya beberapa bulan lalu pemerintah kita mencanangkan program "Indonesia Goes Open Source " (www.igos.web.id) namun entah kenapa akhir-akhir ini sudah tidak terdengar kabarnya. Info terakhir yang saya dengar dana untuk program IGOS sudah dihentikan
Kalau pemerintah terkesan gak serius menjalankan program igos bagaimana dengan kita ? Apakah kita pasrah dengan julukan sebagai bangsa pembajak ?? Atau kita bisa mewujudkan Indonesia Goes Open Source dengan pelan-pelan belajar menggunakan OSS, setidaknya hilangkan dari pikiran anda bahwa OSS (GNU/Linux, Mozilla Firefox, Gaim, X-chat dll ) itu susah dan menakutkan (karena namanya kedengaran aneh), coba dulu beberapa kali anda pasti akan merasakan manfaat dan kelebihannya seperti kata pepatah "tak kenal maka tak sayang"
December 13th, 2005 at 8:19 am
Ehm … Kalau koleksi VCD cobyan (baca: bajakan) gimana …. ???
Huehehehehehe…………
December 15th, 2005 at 2:49 am
ada gak alternatif cd/vcd/dvd (lagu dan film) yang free atau setidaknya murah dan terjangkau :p yang ada juga cuma bajakan dengan kualitas yg tentunya tidak sebaik/sebagus original.
Ada gak ya orang yang mau buat film/lagu dengan lisensi GPL ??? :d
ya gak bisa dibandingkan dong membajak film/lagu dengan membajak software (dari segi alternatif, tujuan, manfaat ada perbedaan walaupun dari segi moral dan hukum sama-sama gak boleh :p)
Kalo minjem original trus di copy buat koleksi pribadi ya gak apa2 donk yang dilarang kan kalo copy-annya tu diperbanyak dan dijual (menurut kamus g lho :P)